Alhamdulillah, Kami Mendapat Juara 1 Karnaval

Dirgahayu republik Indonesia, hari ini adalah hari 17 Agustus, hari dimana Indonesia merdeka, hari ini memberi arti tersendiri untuk bangsa Indonesia dan hari ini saya mendengar informasi bahwa sekolah kami Juara 1 karnaval sekabupaten Abdya, ini merupakan berita bagus buat saya, siswa siswi dan dewan guru Man Abdya, tepuk tangan dulu dong, prup prup prup, mana sorakan nya untuk Man Abdya, Man Abdya bum bum bum bumm bumm yyeee, hehe, maaf gan kebawa suasana.

Pada tahun lalu, kami juga mendapatkan juara 1 dan semoga pada tahun tahun berikut nya, kami bisa menjadi juara lagi Amiinnnn yarabbal 'alaminn. Pasti nya di balik keberhasilan kami, ada sebuah perjuangan yang sangat keras, mulai dari persiapan pakaian adat nya, latihan jalan nya dan  penampilan nya.

Pada karnaval tahun ini, saya mengenakan pakaian pembawa hantaran yang beranggotakan 7 orang, pembawa hantaran ini pada umumnya sering di gunakan masyarakat aceh pada acara pernikahan. Ini gambarnya:

Juara 1 Karnaval!
Saya pakai baju abu-abu yang berada paling belakang.
Bingkisan yang kami bawa itu tidak ada isi nya tapi pada acara pernikahan adat aceh, si mempelai pria bebas mau membawakan apa untuk si mempelai wanita. Pada di awal-awal membawa bingkisan ini bukan suatu masalah karena bingkisan ini sangat lah ringan tapi ternyata lama-kelamaan tangan kami jadi pegel memegang bingkisan tersebut. 

Tak hanya pembawa hantaran, kontingen sekolah kami juga mempersembahakan pakaian pakaian adat di beberapa daerah di Indonesia, serta beberapa profesi yg di anut oleh masyarakat Indonesia, tak terkecuali petani dan nelayan, yap, petani dan nelayan ini menjadi hiburan utama para penonton karnaval, bagaimana tidak? Properti yg digunakan petani dan nelayan sering kali mengundang tawa para penonton, misalnya, cangkul dan pancingan.

Dengan gagah nya, kami berjalan di tengah-tengah keramaian masyarakat Abdya yg menyaksikan karnaval. Komentar perkomentar pun dilontarkan oleh para penonton, ada yang bertanya tanya "Apa isi dalam kotak itu?" tetapi kami tidak menjawab pertanyaan dari para penonton karena kami tidak di perbolehkan berbicara dalam barisan pada saat karnaval berlangsung.

Bagaikan segerombolan Boy Band Korea, kami pada saat itu menjadi sorotan penonton karnaval. Kami tetap terus berjalan dengan tetap mempertahankan barisan agar tidak amburadur. Rasa grogi pun menyelimuti diri saya, akan tetapi saya berusaha menenangkan diri agar saya tetap percaya diri.

Dan tibalah saat nya di pos penilaian. Kami semakin percaya diri bahwa kami bisa menjadi yang terbaik. Langkah demi langkah kami ayun, sembari menjaga barisan agar tetap lurus. Alhamdulillah pos penilaian bisa kami lalui dengan lancar.

Kami terus berjalan dan tibalah kami di finish atau garis akhir karnaval ini. Rasa lega pun menyelimuti diri kami. Dan kami tidak lupa mengabadikan moment yang berharga ini.

Sekian dari saya, see you. Jangan lupa di share ya gan.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alhamdulillah, Kami Mendapat Juara 1 Karnaval"

Posting Komentar