Hujan Yang Membatasi Segala Hal

Gambar ilustrasi
Sumber gambar : www.life.idntimes.com
Cuaca hari ini tidak bersahabat, padahal saya berencana untuk jalan-jalan. Apa boleh buat, saya hanya bisa bersabar untuk menanti reda nya hujan. Sambil menunggu hujan reda, saya bermain gitar, saya bukan lah ahli fingerstyle tapi saya hanyalah hamba biasa yang hanya menguasai kunci dasar, seperti kunci minor.

Lagu yang saya mainkan adalah lagu galau, seperti lagu: Setelah kau tiada, Cinta terbaik, Kenangan terindah dan lain sebagai nya. Kawan-kawan ada yang mau request lagu? Kalau tidak ada yasudahlah karena mengingat suara saya yang cempreng-cempreng lembut.

Lagu satu persatu saya nyanyikan, kunci demi kunci saya tukar tapi sang hujan tidak kunjung reda juga. Emmmm, kesabaran saya hampir mencapai titik batasnya. Tapi saya memilih untuk tetap bersabar. Saya keluar untuk mengecek kondisi cuaca tapi masih juga belum reda.

Menunggu bukanlah sesuatu yang selalu menyenangkan, jika terlalu lama hal yang kita tunggu pasti itu akan membuat kita merasa bosan. Seseorang menunggu karena ada hal yang amat penting bagi nya tapi jika orang tersebut menunggu sesuatu tanpa sebuah alasan yang jelas, orang itu perlu dipertanyakan kondisi kejiwaan nya.

Niat saya jika hujan reda, saya mau kepantai, bukan pantai Pandawa tapi pantai Bali, hehehe, hampir sama bukan? Di tempat saya tinggal ada namanya pantai Bali, eettsss, bukan Bali yang ada tourist nya ya tapi pantai Bali ini asli dari Aceh.

Selain pantai bali saya juga berencana untuk berkunjung ke spot-spot foto yang bagus dekat sini.

Jam sudah menunjukkan 05:00 Wib tapi hujan belum juga reda, saya sudah 2 jam menunggu reda nya hujan. Saya memutuskan untuk tetap menunggu, saya tetap bermain gitar, jrengg jrenngg jrennggg.

Saya berpikir untuk berangkat dengan memakai jas hujan tapi itu tidak mungkin karena saya ragu akan kondisi motor saya, bisa-bisa nya motor saya ngambek alias mogok.

Jam sudah menunjukkan 5:30 Wib, akhir nya saya mengurungkan niat saya untuk pergi jalan-jalan hari ini. Semua rencana saya hari ini terhenti dan saya berniat untuk pergi keesokan hari nya.


Sekian dari artikel saya, sampai jumpa di next artikel ya.

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "Hujan Yang Membatasi Segala Hal"

  1. Jiah mau request tapi waktu dah habis hihi

    BalasHapus
  2. Sing sabar min,masih ada hari esok

    BalasHapus
  3. Kalo udah ketemu sama yang namanya hujan waduhh, saya gk bisa ngelak lagi tuh gan, udah pasti saya terobos tuh hujan sambil lari-larian haha, karena saya ini jujur aja adalah seorang penikmat hujan gan hehe http://rinai-november.blogspot.com

    BalasHapus