Rezeki di Tahun Baru Hijriah

Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat tahun baru Hijriah yang ke 1439 untuk seluruh muslim di Dunia. Pada tahun baru Hijriah kali ini sangatlah mengesankan bagi kami karena kami hampir satu kelas 3 Mia 2 ditraktir oleh 2 teman kami(Rijal dan Ifki) yang baru saja mengikuti ajang Sepak Bola bergengsi.

Ajang Sepak Bola yang mereka ikuti adalah turnamen Soeratin, tentunya sepulang dari turnamen tersebut mereka mempunyai honor yang lumayanlah, jadi mereka memutuskan untuk mentraktir kami.

Karena mereka yang mentraktir otomatis mereka yang menentukan tempat dan waktunya, jadi mereka berdua sepakat memilih tempat di Pantai Jilbab pada jam 14:00 Wib.

Terus terang saya sangat merasa senang dengan kebijakan yang mereka laksanakan. Berhubung ditraktir alias gratis, saya tidak boleh terlambat, saya harus bangun secepat mungkin dan tidak perlu membawa uang banyak.

Mungkin memang ini yang dinamakan rezeki Blogger saleh wkwkw.

Saya berangkat dari rumah bukan dengan ojek, bukan dengan taksi apalagi nebeng sama mas Lorenzo, saya dari rumah berangkat dengan salah satu teman sekelas saya yang bernama Aldi, si Aldi ini bercita-cita menjadi Vlogger tapi saya tidak tau kapan cita-citanya di realisasikan.

Dalam perjalanan cuacanya tidak terlalu panas tetapi agak mendung-mendung sikit. Sebelum menuju ke Pantai Jilbab, saya berencana untuk mampir ke Toko Stiker terdekat, saya ingin mencetak alamat blog saya ini(www.teukukamil.com) dan akan saya tempel di Mobil ayah saya.

Sesudah stikernya siap, baru kami melanjutkan perjalanan kami ke Pantai Jilbab.

Sesampainya disana, banyak kawan saya sudah tiba duluan, meskipun ada beberapa yang tidak hadir di acara traktirannya.

Rezeki di Tahun Baru Hijriah
Forum amatiran wkwkw.

Rezeki di Tahun Baru Hijriah
Saya yang pakai baju Biru Dongker.
Tak menunggu lama lagi, langsung kami dipersilahkan memesan apa yang kami inginkan, tiba-tiba gairah makan saya secara mendadak langsung meningkat derastis, saya ingin makan semuanya bila perlu semua isi warungnya.

Gak, saya gak makan semua isi warungnya, saya hanya memesan Capucino saja.

Banyak topik yang kami bahas salah satunya adalah kemenangan timnas U-16, topik yang lain? ya bukan ngerumpi tentunya.

Kami tertawa dengan gembira sekali. Setelah beberapa jam berlalu, kamipun berencana untuk foto-foto.

Cekret, cekret, cekret. Maklumin aja gan, masih ABG hehe.

Sesudah berfoto-foto, kemudian kami bersegera untuk pulang.

Saya dan Aldi langsung on the way menuju rumah.

Tiba dirumah rasa kesal dan sesal pun menghampiri diri saya, kenapa tadi saya tidak memesan semuanya ya?

Namun apa daya, waktu telah berlalu.


Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Rezeki di Tahun Baru Hijriah"