Weekend ke Pantai Gak Mesti Harus Mandi Pagi

Sebelumnya saya ingin minta maaf, jika judul pada artikel ini sedikit jorok dan selamat membaca!

Hari ini adalah hari Minggu, hari Minggu merupakan hari terfavorit setiap pelajar karena hari ini tidak sekolah. Untuk mengisi hari Minggu, banyak orang yang pergi rekreasi, refreshing, shoping dan lain sebagainya.

Pada hari Minggu ini, saya beserta 2 sepupu saya sepakat untuk pergi refreshing. Entah kenapa pada refreshing kali ini kami tidak berencana mandi sebelum berpergian, tentunya bau tak enak didengar menyelimuti diri kami, ehh, maksudnya bau tidak enak dicium menyelimuti diri kami. 

Kami tidak membawa peralatan refreshing seperti bekal dan kawan-kawannya, kami hanya membawa tas, sendal, motor, kamera dan uang saku Rp.5.000,00.  

Sebelum berpergian kami terlebih dahulu breakfast yang artinya sarapan pagi yang ditemani dengan nasi kuning, telur, ikan asin, hemmmm sungguh kombinasi yang sangat menakjubkan.

Setelah itu, kami memanaskan kuda besi kami yang nantinya akan membantu kami sampai ketempat tujuan. Tempat yang kami tuju kali ini adalahhh laut, kenapa kami pilih laut? Karena jarak tempuh untuk menuju kelaut tidak terlalu jauh.

Dalam perjalanan, saya merasakan udara pagi yang sangat segar dan suasana yang masih sedikit sunyi. Kami tidak kebut-kebutan seperti mas Valentino Rossi, mas Lorenzo dan kawan-kawannya, akan tetapi kami hanya melaju dengan kecepatan sekitar 40 Km perjam.

Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya kamipun sampai ditempat tujuan, disana saya melihat banyak orang yang mau menangkap ikan atau udang dengan menggunakan pukat(Nyaring besar yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan atau udang).

Kemudian kami menuju kesisi kanan pantai, karena sisi kanan pantai terdapat spot-spot yang bagus untuk berfoto-foto atau bisa disebut juga dengan sefie. 

Setelah itu, saya mengeluarkan kamera dan memfoto sepupu saya, cekret cekret, sekarang giliran saya yang difoto, cekret cekret cekret. Bagi zaman sekarang berfoto bukanlah hal yang asing lagi, seakan-akan berfoto atau selfie menjadi kebutuhan pokok.

Weekend ke Pantai Gak Mesti Harus Mandi
Keren kan? Wkwkwk
Dulu, ketika saya masih Smp, saya sering pergi main-main kesini, terutamanya untuk mandi laut.

Tak ada peperangan, tak ada peluru yang mengejar, kami berlari untuk menjaga agar kondisi fisik kami tetap kuat, kamipun terus berlari meraih mimpi(Maaf sedikit ngaur wkwkw).

Kami terus berlari hingga jantung kami berkata "Kamil, aku sudah tidak sanggup lagi!" kemudian kamipun mengakhiri berlarinya. 

Bagi saya, foto selembar, dualembar belum cukup. Saya meminta untuk difoto lagi.

Weekend ke Pantai Gak Mesti Harus Mandi

Weekend ke Pantai Gak Mesti Harus Mandi

Merasa sudah puas, kamipun bersegera untuk pulang.


Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Weekend ke Pantai Gak Mesti Harus Mandi Pagi"