Imajinasi Itu Penting

Saya biasanya mengunjungi perpustakaan sekolah disaat jam istirahat, setelah mengunjungi perpustakaan baru kemudian saya pergi kekantin agar perut saya tidak ngambek.

Diperpustakaan sekolah saya banyak sekali jenis buku, mulai dari novel, komik, album kenangan alumni, buku islami dan lain sebagainya. Jika kami masuk keperpustakaan, kami diwajibkan untuk mengisi daftar tamu dan buku kontrol membaca siswa.

Yang sangat saya sukai diperpustakaan ini adalah ruangannya yang berAC, Ac kalau dalam bahasa inggrisnya Air Conditioner, bukan Hair Conditioner, tentunya karena kehadiran siAC ini suasana dalam perpustakaan menjadi sejuk, aman, tentram dan damai.

Biasanya saya berdiri ketika memilih buku dirak, sesekali saya juga jongkok ketika memilih buku dirak dan mungkin saya tidak pernah terbang ketika memilih buku dirak. 

Setelah melihat lihat kemudian saya memilih sebuah buku yang berjudul Catatan Harian Guru: Menulis Itu Mudah, kalau gak salah penulisnya adalah Keke Taruli Aritonang.

Sebelum membaca buku tersebut, terlebih dahulu saya mengisi buku tamu dan buku kontrol membaca siswa, baru kemudian saya membaca buku yang telah saya pilih tadi.

Dari buku ini saya bisa belajar tentang cara menulis yang baik dan buku ini isinya sangat bagus. Banyak pelajaran yang dapat saya petik dari buku ini. Semoga kedepannya saya bisa menjadi penulis hebat ya Amiiinnn yarabbal 'alamiinnn.

Saya terus membaca buku tersebut, tak sengaja saya membaca sebuah kata yang diucapkan oleh seorang ilmuan fisika yang bernama Albert Einsten.

"Menulis perlu imajinasi. Imajinasi lebih penting dari pengetahuan. Pengetahuan terbatas. Imajinasi melingkupi dunia." 
-Albert Einsten-

Gambar ilustrasi.
Sumber gambar : www.finansialku.com
Jadi, berhentilah menganggap bahwa imajinasi itu tidak penting. Menurut Kkbi imajinasi adalah 1. Daya pikir untuk membayangkan (dalam angan-angan) atau menciptakan gambar (lukisan, karangan, dan sebagainya) kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang; 2. Khayalan

Meskipun begitu, dengan berimajinasi bukan berarti kita tidak perlu untuk menuntut ilmu pengetahuan. Imajinasi juga merupakan awal sebuah kesuksesan karena dari imajinasi kita dapat mengatur sebuah rencana yang akan kita jalani kedepannya.

Berimajinasi sangat jauh beda dengan menghayal. Menghayal adalah membayangkan sesuatu yang tidak pernah terjadi dalam hidup seseorang. Menghayal cenderung bersikap dengan ketidak benaran suatu hal.

Teeetttttt, bel masuk pun berbunyi, kemudian saya meletakkan buku dirak dan langsung menuju kekelas, emmm sebelum kekelas saya mampir kekantin dulu.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Imajinasi Itu Penting"

Posting Komentar