Pawang Lalat di Kelas Saya

Gambar ilustrasi.
Sumber gambar : www.pixabay.com
Hari ini aktifitas saya disekolah seperti biasa, guru exact yang menyenangkan dan beberapa latihannya yang mengharuskan saya untuk memutar otak. 

Pada saat pelajaran berlangsung, saya diganggu oleh lalat buah, lalat ini menabrak-nabrak bulu mata saya, saya tidak tau apa sebenarnya yang diinginkan oleh lalat ini. 

Saya cukup heran, tadi pagi saya sudah mandi tapi kenapa ada lalat yang mendekati saya. Rupanya hal ini juga dirasakan oleh beberapa teman saya, mereka sangat terganggu akan kehadiran lalat dalam kelas kami.

Karena merasa terganggu dengan silalat ini, saya memutuskan untuk meniup lalat tersebut. Setelah meniupnya, saya tidak tau kemana lalat itu terpental, yang jelas lalat itu tidak melintasi dua benua ataupun jatuh dihati seorang wanita.

Perkenalkan, teman saya yang berinisial Jn. Jn ini kami anugrahkan sebagai pawang lalat karena karirnya telah berhasil membunuh dua lalat dan ini saya saksikan dengan mata kepala saya sendiri.

Untuk membunuh lalat, sipawang tidak memakai senjata AK-47, granat, basoka, roket, misil ataupun ketapel. Dia membunuh lalat murni dengan tangan kosong.

Mungkin inilah bakat yang dimilikinya sejak lahir, yang jelas dia tidak melakukan latihan khusus untuk membunuh lalat dan dia juga tidak tergabung dalam pasukan elite pembunuh lalat yang disingkat dengan (Pasnuhlat).

Hari ini sipawang tidak berhasil membunuh lalat, saya tidak tau apa yang telah terjadi pada diri nya, ya mungkin dia sudah sedikit lelah dengan profesi pawang lalat yang tidak dia tekuni.

Jn adalah satu-satunya pawang lalat yang kelas kami(XII Mia 2) miliki. Saya tidak tau, sampai kapan dia akan berkecimpung didunia berburu lalat atau lalat hunting. Semoga kedepannya karir Jn semakin bagus ya guys.

Terus terang, untuk membunuh lalat dengan tangan kosong adalah hal yang sangat sulit bagi saya, saya telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap lalat akan tetapi semuanya gagal.

Tapi tidak semuanya sih, saya ingat waktu saya kecil dulu, pada saat itu saya masih duduk di sekolah dasar atau SD. Saya melihat seeokor lalat sedang lengah, mungkin dia sedang tertidur di dinding samping rumah saya, saya tidak menyianyiakan hal ini, saya langsung menepuk lalat itu dengan sebelah tangan saya dan hal yang saya lakukan tadi berhasil membunuhnya.

Itulah pengalaman pertama kali saya membunuh lalat dan mungkin itu juga merupakan pengalaman terkhir saya membunuh lalat.


Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Pawang Lalat di Kelas Saya"